Fenomena Alam yang Sudah Tertulis Di Al Qur’an
Berikut ini merupakan beberapa fakta dan juga
fenomena alam yang sudah tertuliskan dengan jelasnya di dalam Al Qur’an, yaitu
sebagai berikut:
Sungai di Bawah Laut
Sungai di bawah laut ini
terletak di Cenote Angelita, Mexico. Sungai ini pertama kali ditemukan oleh
Mr.Jacques Yves Costeau.
Memang sulit untuk
dipercaya, tetapi hal ini memang benar terjadi
seperti yang tertulis didalam Al-Qur’an surat Al-Furqaan ayat 53 yang
artinya “Dan Dialah yang
membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan
yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas
yang menghalangi.” *Subhanallah
Tragedi Wtc
Siapa sangka Kejadian 11 september 2001 ini
terdapat dalam Al- Quran. Ternyata Allah telah memberikan kabarnya 14 abad yang
lalu tanpa diketahui oleh manusia. Ini adalah salah satu mukjizat Al-Qur’an
yang telah membuktikan kejadian pada masa yang akan datang. Tragedi WTC ada
dalam Surah At-Taubah Ayat 109 : Terjemahan “Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya
di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah
orang- orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh , lalu
bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan
Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Zalim.”
Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah
orang -orang yang zalim.
WTC runtuh pada tanggal
11-9-2001 . Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya
kebetulan semata-mata :
o Tanggal
11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC , apakah suatu kebetulan bila surat At
Taubah terletak pada juz ke 11 .
o Bulan
terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9) , apakah secara
kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9 dari Alquran.
o Tahun
terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001 , apakah secara kebetulan pula bila
jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari 2001 huruf.
o Jumlah
tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah mungkin kebetulan –
berulang sampai 4 kali – bila hal tersebut sudah tertulis dalam Surah At Taubah
ayat 109 .
*Subhanallah
2 Laut yang
Tidak Pernah Bercampur
Dua lautan yang tidak
bercampur itu terletak di Selat Gibraltar, selat yang memisahkan benua Afrika
dan Eropa, tepatnya antara negera Maroko dan Spanyol.
Sebagaimana yang sudah
tertulis dalam Al-Qur’an tepatnya di surat Ar-Rahman ayat 19 dan 20, yang
artinya:
“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya
kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui
masing-masing.” *Subhanallah
Fakta Tentang Gunung
Gunung tidak hanya memperindah pemandangan. Seperti
yang sudah dikaji dari ilmu geologi, gunung berfungsi sebagai penyeimbang bumi
dari goncangan.
Alquran telah menjelaskan fungsi gunung dalam
beberapa ayat di antaranya dalam surat Al Anbiyaa ayat 21 dan surat An Naba’
ayat 6-7. Gunung diibaratkan sebuah paku yang menjadikan lembaran kayu tetap
saling menyatu.
“Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS Al Anbiya:31)
“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?,” (QS An Naba’: 6-7)
“Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS Al Anbiya:31)
“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?,” (QS An Naba’: 6-7)
Fakta Dasar Lautan yang Gelap
Kondisi dasar laut yang
gelap baru bisa diketahui setelah penemuan teknologi canggih. Namun Alquran
telah menjelaskan keadaan dasar lautan semenjak ribuan tahun lalu sebelum
teknologi itu ditemukan. Alquran surat An Nur ayat 40 menjelaskan mengenai
fakta ilmiah ini.
“Atau seperti
gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya
ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih,
apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang
siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai
cahaya sedikit pun.” (QS An Nuur: 40).
Fakta tentang Garis Edar Tata Surya
Matahari, planet, satelit dan benda langit lainnya
bergerak dalam garis edarnya masing-masing. Alquran surat Al Anbiya ayat 33 dan
surat Yaasin ayat 38 menjelaskan mengenai fakta ilmiah itu dan terbukti
kebenaranya.Banyak ayat dalam Alquran yang menjelaskan tentang alam semesta dan tata surya. Beberapa di antaranya seperti:
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (QS Al Anbiya:33)
“Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah
ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS Yaa Siin: 38)
“Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan
malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis
edarnya.” (QS
Yaa Siin: 40)
Sedikitnya Kadar Oksigen di Ketinggian
Dalam surah Al An’am Allah swt berfirman: “Barangsiapa yang Allah menghendaki
akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk
(memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya,
niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang
mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak
beriman.” (QS.
Al-An’am [6]:125)
Sebagian ahli tafsir berkata: Makna yang lebih
lembut lagi yang dapat dipahami dari ayat itu adalah: Kini telah terbukti bahwa
udara yang biasa terjangkau oleh kita di muka bumi memiliki kadar oksigen yang
tinggi sehingga kita dapat bernafas dengan lega. Namun semakin kita menaiki tempat
yang lebih tinggi, maka semakin tinggi kita naik semakin sedikit pula kadar
oksigen yang dapat kita hirup.
Nahh, setelah kita membaca beberapa fakta tersebut,
sudah seharusnya kita sebagai umat islam tidak mempunyai keraguan lagi terhadap
Al Qur’an dan sudah sewajarnya pula kita mengamalkan segala ajaran yang ada
dalam Al Qur’an tanpa ada penyelewengan apapun.
Fenomena-fonomena tadi hanyalah contoh kecil dari
kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, maha besar Allah AWT yang telah menciptakan
alam semesta beserta isinya ini dengan mempunyai maksud tertentu. SUBHANALLAH




Tidak ada komentar:
Posting Komentar